Kita Semua Satu

Rinduku padamu
Cintaku padamu
Sayangku padamu

Semuanya karena Allah,
Insya Allah.

Hidupku karena-Mu
Pun matiku karena-Mu

Tiada sesembahan yang kusembah selain-Mu
Tiada makhluk yang kupinta selain-Mu
Tiada Tuhan yang Maha Raja selain-Mu

Marahku adalah sayangku
Tangisku adalah peduliku
Tawaku adalah semangatku
Sedihku adalah kasihku

Nasehatku adalah perhatianku
Mimpiku adalah harapanku
Kataku adalah doaku
Doaku adalah suksesmu

Bukankah orang mukmin adalah bersaudara?
Ia seperti anggota tubuh
Jika Kepala sakit, tangan dengan sigap memijatnya
Mulut ikhlas menjadi tempat transit penawar obatnya,
dan anggota tubuh yang lain rela ikut menemani si Kepala istirahat.

kaki ...
Walaupun ia lelah menopang beratnya beban tubuh
Ia tetap ikhlas melangkah dan terus melangkah hingga jutaan mil.
Tidak pernah protes ...
Mengeluh ...
Apalagi bosan ...
Ia ... tetap setia menemani sang tubuh suka dan duka.

Seorang muslim dengan muslim lainnya, ibarat anggota tubuh.

Jika, salah satu anggota tubuh sakit.
Bukankah semua anggota lainnya akan merasakan?

Kepala pusing
Mulut pahit
Mata sayu tak bergairah
Hidung sesak menghirup udara
Telinga sulit mendengar
Otak lemah berpikir
Tangan lemas tak berdaya
Perut mual
Jantung berdebar
Kaki pun tak mampu tegak seperti sebelumnya.

Itulah gambaran seorang mukmin dengan mukmin lainnya.

Kita semua satu
Kita semua sama
Kita semua bersaudara

Satu naungan Islam
Sama keturunan Nabi Adam AS
dan bersaudara karena Allah

Ulurkan tangan
Bentangkan telapak tangan
Satukan jari
Genggam, kepalkan
dan raih bersama
Ridha Illahi
Sebagai tujuan akhir.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar