![]()
Sahabat ...
Lihat pelangi itu
Lihat ...
Sahabatku
Kontrasss ... Tidak samaa ... Bedaaaa... Namun, Mereka ... Tetap satu dan bersama Sejuk di mata Indah dirasa Sentuhan alam yang luar biasa ...
Kecerian warna-warninya
Kehangatan aura di setiap balutan warnanya
Kesatuan warna walaupun berbeda Ia, selalu ... Hadir memberi senyuman di gelapnya awan Datang memberi kehangatan di setiap badai melanda |
| http://www.google.com/imgres?imgurl=http://www.wayantulus.com/wp-content/uploads/2010/10/Persahabatan.jpg&imgrefurl
Di sini ...
Aku berdiri penuh takjub
Berdiam dan berharap
Semoga kita selalu berbagi dan
saling mengingatkan dalam kebaikan
Terima kasih sahabat
Warna-warnimu telah melukiskan kehidupan ini seindah pelangi di atas sana
- I Love You All coz Allah swt, insya Allah ^_^
Sahabat adalah keluarga kedua
Yang terkadang cerewet seperti Ibu
Tegas seperti Ayah
Ngemong seperti Kakak
dan Banyak Tingkah seperti adik
|
Warna-Warni Persahabatan
Read User's Comments(0)
أخي أنت حر
أخي أنت حر وراء السدود ... أخي أنت حر بتلك القيود
إٍذ كنت باالله مستعصما ... فماذا يضيرك كيد العبيد؟
أخي هل تراك سئمت الكفاح؟ ... وألقيت عن كاهليك السلاح
فمن للضحايا يواسي الجراح؟ ... ويرفع راياتها من جديد
أخي إنني اليوم صلب المداس ... أدك صخور الجبال الرواسي
غدا سأ شيح بفأسي الخلاص ... رؤوس الافاعي إلي أن تبيد
أخي إن ذرفت علس الدموع ... وبللت قبري بها في خشوع
فأوقدلهم من رفاتي الشموع ... وسيروا بها نحو مجد تليد
أخي إن نمت نلق أحبابنا ... فروضات ربي أعدت لنا
وأطيارهارفرفت حولنا ... فطوبي لنا في ديار الخلود
سا ثار ولكن لرب ودين ... وأمضي علي سنتي في يقين
فإما إلي النصر فوق الأنام ... وإما إلي الله في الخا لدين
Saudaraku, engkau sebenarnya merdeka!!!
Saudaraku, engkau sebenarnya merdeka walaupun ditahan di balik jeruji besi.
Saudaraku, engkau sebenarnya merdeka walaupun diikat dengan gari-gari.
Jika engkau berpegang teguh kepada Allah.
Niscaya tiada tipu daya hamba yang dapat membahayakanmu.
Saudaraku, apakah engkau merasa jemu untuk berjuang?
Dan engkau melemparkan senjata-senjata dari bahumu?
Siapakah yang akan mengobati luka para tentara yang cedera di medan peperangan?
Dan siapa pula yang akan mengangkat kembali bendera kita?
Saudaraku sesungguhnya aku pada hari ini adalah tukul besi yang keras.
Aku akan menghancurkan segala sihir dan tipudaya jahat segala gunung-gunung yang mencakar langit (Pemerintah yang dzalim)
Pada esok hari aku akan menghapuskannya dengan pukulan penghabisan
Segala kepala-kepala ular sehingga ia hanvur berkecai.
Saudaraku, sekiranya engkau mengalirkan airmatamu atas kepergianku
Dan engkau sirami pusaraku dengan airmatamu dengan penuh sedih
Maka nyalakanlah bagi mereka (generesi berikutnya) daripada tulang belulangku sebagai lilin
Dan majulah dengannya ke arah kegemilangan yang menanti.
******
Saudaraku, sesungguhnya aku tidak pernah jemu untuk berjuang
Dan aku takkan mencampakkan senjata daripada badanku.
Sekiranya aku mati, sesungguhnya aku syahid
dan engkau akan terus maju menuju kegemilangan yang agung.
Saudaraku sekiranya kami mati, kami pasti akan bertemu dengan kekasih-kekasih kami
bahkan taman surga Tuhanku tersedia untuk kami.
Serta burung-burungnya akan berterbangan di sekeliling kami
Maka bergembiralah bagi kami dalam negeri yang abadi ini.
Aku pasti akan menuntut bela, atas dasar Tuhan dan agama
Dan aku akan terus maju dengan perjalananku ini dengan penuh keyakinan.
Sama ada ia berupa kemenangan di atas semua manusia
Ataupun ia adalah kepulanganku kepada Allah di dalam negeri yang kekal
- Sayyed Qutb -
Referensi : dari berbagai sumber
Keberanian Kepada Ulama
![]() |
| http://www.google.com/imgres?imgurl |
Hisyam menekan dengan pertanyaan, "Wahai Thawus, apa yang menyebabkanmu berbuat demikian?" Thawus balik bertanya, "Apa yang telah aku perbuat?" Hisyam menjawab, "Engkau mencopot sandalmu di samping permadaniku, engkau tidak menyapaku dengan Amirul Mu'minin, tidak memanggilku dengan kinayahku dan duduk di sampingku tanpa meminta izin. Engkau malah berkata, "Wahai Hisyam bagaimana keadaanmu?"
Thawus menjawab, "Aku mencopot sandalku di samping permadanimu karena aku mencopotnya di hadapan Rabb Al Izzah setiap hari sebanyak lima kali, namun Dia tidak mencelaku dan tidak murka kepadaku. Aku tidak menyapamu dengan Amirul Mu'minin, karena tidak setiap orang mu'min ridha dengan kepemimpinanmu, maka aku takut akan pendusta. Aku tidak menyebutmu dengan kinayahmu, karena Allah Azza wa Jalla menyebut nabi-nabi-Nya dengan wahai Dawud, wahai Yahya, wahai Isa dan menyebut musuh-musuh-Nya, celakalah kedua tangan Abu Lahab. Aku duduk di sampingmu tanpa meminta izin, karena aku mendengar Abi bin Abi Thalib berkata, "Jika kamu ingin melihat seseorang yang termasuk penghuni neraka, maka perhatikan yang duduk dikelilingi oleh orang-orang yang berdiri."
Maka Hisyam pun berkata, "Berilah aku nasehat!" Thawus berkata, "Aku mendengar Ali bin Abi Thalib ra berkata, "Sesungguhnya di neraka jahannam ada ular dan kalajengking sebesar baghal yang akan menyengat setiap pemimpin tidak adil kepada rakyatnya."
Ibuku Segalanya
22.22 |
Label:
Lorong Rindu
Ibu ...
Engkau adalah pelita
Engkau adalah pelipur lara
dan Engkau segalanya
Tanpamu aku bukanlah siapa
Tanpamu aku tak ada apa-apa
Tanpamu aku hanyalah seorang yang papa
Aku hadir karenamu
Aku bisa karenamu
Aku menjadi karenamu
Sungguh ....
Pengorbananmu tak akan terbalas ..
Perjuanganmu tak akan terhingga ..
Perananmu tak akan terganti ...
Walau ....
Harta karun kuberikan
Berjuta tentara kusiapkan
Dan beribu wanita kutemukan
Engkau ...
kan selalu berdetak dalam jantungku ..
mengalir dalam darahku ..
hadir di setiap hembusan nafasku ..
Engkau adalah pelita
Engkau adalah pelipur lara
dan Engkau segalanya
Tanpamu aku bukanlah siapa
Tanpamu aku tak ada apa-apa
Tanpamu aku hanyalah seorang yang papa
Aku hadir karenamu
Aku bisa karenamu
Aku menjadi karenamu
Sungguh ....
Pengorbananmu tak akan terbalas ..
Perjuanganmu tak akan terhingga ..
Perananmu tak akan terganti ...
Walau ....
Harta karun kuberikan
Berjuta tentara kusiapkan
Dan beribu wanita kutemukan
Engkau ...
kan selalu berdetak dalam jantungku ..
mengalir dalam darahku ..
hadir di setiap hembusan nafasku ..
Gumpalan Hati
Orang bijak berkata ”Sayangilah orang yang kamu sukai itu sekedarnya”, karena suatu saat ia akan menjadi musuh yang paling kita benci begitupun sebaliknya. Mungkin kita pernah terlalu sayang dengan seseorang sehingga saat ia tak seiring dengan yang diharapkan kita sangat membencinya.
Apakah benci itu perasaan cinta yang berlebihan?
Dan apakah cinta itu kebencian yang tersembunyi?
Terkadang kita takut jika orang yang kita sayangi itu akan pergi jauh dari sisi kita. Saat ia pergi kita benar-benar linglung. Seolah ada yang hampa dan hilang separuh nafas ini. Kiita baru sadar, bahwa kita menyayanginya dengan emosi. Emosi untuk bisa memiliki. Ketulusan yang dulu dicurahkan seolah-olah sia-sia hilang tak berbekas.
Ingin hati melenyapkan semua tentangnya, kenangan tentangnya dan ternyata semakin kita ingin menghapusnya semakin dalam kenangan itu terlukis di hati. ditambah dengan sikap cuek beibehnya. Ughhh ... ngejengkelin bangettt, khan?? Pastinya kita akan berpikir“ Lebih baik tidak pernah mengenalnya sama sekali”
Tapi ... coba deh! Sebelum hubungan itu retak, bukankah kita merasakan bahwa di sana ada pengorbanan, tangis, suka yang dilewatinya bersama, setidaknya ada secuil kenangan indah untuk disuarakan kelak.
Dan kenapa setiap orang yang sakit hati pada seorang yang pernah disayanginya, hanya mengenang luka, duka dan berakhir dengan air mata ?
Kenapa tidak mengenang segala yang indah saja?
Bukankah dengan demikian lebih mendamaikan hati?
Ingat !! Dia bukanlah segalanya. Toh, kalaupun dia jauh dunia nggak bakal kiamat, khan?
Hanya waktu yang dapat menghapus lukamu, mungkin esok, lusa atau entahlah ....
Ia terlalu keramat untuk ditebak. Jangan pernah sesali apapun! Kuyakin suatu saat akan hadir pengganti yang lebih mendamaikan hati.
- Bila ia datang membawa tawa. Kenapa lepas dengan tangis?, bukankah ia bukan milikmu.
- Kehadirannya membawa satu makna yang tak dapat kau temukan dalam diri orang lain.
- Lebih baik kau pernah merasa kehilangan daripada kau tak pernah merasa memiliki walau sekali.
- Bila kau bersandar pada apa yang kau miliki. Lalu yang kau miliki itu hilang. Kau rapuh!! Kenapa sebelum ia datang kau mampu berdiri ??
- Dunia ini panggung sandiwara mainkan peranan yang telah disiapkan untukmu sebelum peran itu dilarang.
- Luka itu kau yang tanam dalam hatimu maka hanya kau yang tahu obatnya.
#dilorong.hati.
Matahariku
22.10 |
Label:
Lorong Rindu
Penuturanmu yang keras bukan berarti memarahiku
Melarang ini dan itu bukan pula mengekangku
Kejam, cerewet, galak .... itulah sederet kasih sayangmu.
Ibu ..
Caramu mendidik,
Unik dan aneh memang
Tapi, nyata apa adanya
Itulah Ibuku
Kini ... ku sadar dan mengerti
Betapa sayangnya beliau kepadaku
Betapa beruntungnya aku telah memilikimu
Dan selalu ku merindukanmu
Ibu ...
Penyemangat hidupku
Cahaya lorong jiwaku
Engkaulah Matahariku
Hanya Kamu, Ibu ...
22.04 |
Label:
Lorong Rindu
Saat Kebahagian menyapa, terkadang bahkan sering diri ini melupakannya
Saat Kesibukan membelenggu, Jangankan tersenyum, Melihatnya pun enggan
Saat Kemapanan telah diraih, Lupa, jika itu semua karena doanya tiap tengah malam tiada henti
Bukan sejuta mawar yang ia butuhkan
Bukan gepokan uang yang ia cari
Bukan istana mewah yang ia inginkan
Satu dan
Hanya satu pintanya, tidak lebih
Yaitu KAMU
Hadirmu dalam hadirnya
Ibu ...
Emak ...
Bunda ...
Mama ...
Ummi ...
Maafkan anakmu ini ...
Kini aku hadir untukmu
Menemui relung kerinduanmu
Mencium punggung tangan dan wajahmu
Mengusap air matamu
Menjagamu dari gelap dan sunyi
Senyum ini akan selalu bersinar untukmu
Peluk Hangat membelai tubuhmu
Langganan:
Postingan (Atom)







