Gumpalan Hati

Orang bijak berkata ”Sayangilah orang yang kamu sukai itu sekedarnya”, karena suatu saat ia akan menjadi musuh yang paling kita benci begitupun sebaliknya. Mungkin kita pernah terlalu sayang dengan seseorang sehingga saat ia tak seiring dengan yang diharapkan kita sangat membencinya.

Apakah benci itu perasaan cinta yang berlebihan?

Dan apakah cinta itu kebencian yang tersembunyi?

Terkadang kita takut jika orang yang kita sayangi itu akan pergi jauh dari sisi kita. Saat ia pergi kita benar-benar linglung. Seolah ada yang hampa dan hilang separuh nafas ini. Kiita baru sadar, bahwa  kita menyayanginya dengan emosi. Emosi untuk bisa memiliki. Ketulusan yang dulu dicurahkan seolah-olah sia-sia hilang tak berbekas.

Ingin hati melenyapkan semua tentangnya, kenangan tentangnya dan ternyata semakin kita ingin menghapusnya semakin dalam kenangan itu terlukis di hati. ditambah dengan sikap cuek beibehnya. Ughhh ... ngejengkelin bangettt, khan?? Pastinya kita akan berpikir“ Lebih baik tidak pernah mengenalnya sama sekali”

Tapi ... coba deh! Sebelum hubungan itu retak, bukankah kita merasakan bahwa di sana ada pengorbanan, tangis, suka yang dilewatinya bersama, setidaknya ada secuil kenangan indah untuk disuarakan kelak.

Dan kenapa setiap orang yang sakit hati pada seorang yang pernah disayanginya, hanya mengenang luka, duka dan berakhir dengan air mata ?

Kenapa tidak mengenang segala yang indah saja?

Bukankah dengan demikian lebih mendamaikan hati?

Ingat !! Dia bukanlah segalanya. Toh, kalaupun dia jauh dunia nggak bakal  kiamat, khan?

Hanya waktu yang dapat menghapus lukamu, mungkin esok, lusa atau entahlah ....
Ia terlalu keramat untuk  ditebak. Jangan pernah sesali apapun! Kuyakin suatu saat akan hadir pengganti yang lebih mendamaikan hati.

- Bila ia datang membawa tawa. Kenapa lepas dengan tangis?, bukankah ia bukan milikmu.
- Kehadirannya membawa satu makna yang  tak dapat kau temukan dalam diri orang lain.
- Lebih baik kau pernah merasa kehilangan daripada kau tak pernah merasa memiliki walau sekali.
- Bila kau bersandar pada apa yang kau miliki. Lalu yang kau miliki itu hilang. Kau rapuh!! Kenapa sebelum ia datang kau mampu berdiri ??
- Dunia ini panggung sandiwara  mainkan peranan yang telah disiapkan untukmu sebelum peran itu dilarang.
- Luka itu kau yang tanam dalam hatimu maka hanya kau yang tahu obatnya.

#dilorong.hati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar