Keberanian Kepada Ulama

http://www.google.com/imgres?imgurl
Dikisahkan, suatu ketika Hisyam ibn Abdul pergi menunaikan ibadah haji ke Baitul Haram. Setelah masuk ke masjid, ia berkata, "Hadirkan kepadaku seorang sahabat!" Orang-orang berkata, "Amirul Mu'minin, mereka semua telah wafat." Amirul Mu'minin berkata, "Kalau begitu, hadirkan seorang dari kalangan tabi'in!" Maka, didatangkan Thawus Al Yamani. Setelah masuk ke masjid, ia melepas kedua sandalnya di samping permadani Amirul Mu'minin, ia tidak menyapa Hisyam dengan wahai Amirul Mu'minin dan tidak pula dengan kinayahnya (julukannya). Kemudian ia duduk dan menyapa, "Bagaimana keadaanmu wahai Hisyam?" Tak pelak, Hisyam pun menjadi sangat marah karena sikapnya yang demikian, sehingga bermaksud membunuhnya. Orang-orang mencegahnya dan menegur "Engkau, wahai Amirul Mu'minin sedang berada di Baitul Haram Allah dan Rasulullah saw bersabda, janganlah melakukan itu!"

Hisyam menekan dengan pertanyaan, "Wahai Thawus, apa yang menyebabkanmu berbuat demikian?" Thawus balik bertanya, "Apa yang telah aku perbuat?" Hisyam menjawab, "Engkau mencopot sandalmu di samping permadaniku, engkau tidak menyapaku dengan Amirul Mu'minin, tidak memanggilku dengan kinayahku dan duduk di sampingku tanpa meminta izin. Engkau malah berkata, "Wahai Hisyam bagaimana keadaanmu?" 

Thawus menjawab, "Aku mencopot sandalku di samping permadanimu karena aku mencopotnya di hadapan Rabb Al Izzah setiap hari sebanyak lima kali, namun Dia tidak mencelaku dan tidak murka kepadaku. Aku tidak menyapamu dengan Amirul Mu'minin, karena tidak setiap orang mu'min ridha dengan kepemimpinanmu, maka aku takut akan pendusta.  Aku tidak menyebutmu dengan kinayahmu, karena Allah Azza wa Jalla menyebut nabi-nabi-Nya dengan wahai Dawud, wahai Yahya, wahai Isa dan menyebut musuh-musuh-Nya, celakalah kedua tangan Abu Lahab. Aku duduk di sampingmu tanpa meminta izin, karena aku mendengar Abi bin Abi Thalib berkata, "Jika kamu  ingin melihat seseorang yang termasuk penghuni neraka, maka perhatikan yang duduk dikelilingi oleh orang-orang yang berdiri."

Maka Hisyam pun berkata, "Berilah aku nasehat!" Thawus berkata, "Aku mendengar Ali bin Abi Thalib ra berkata, "Sesungguhnya di neraka jahannam ada ular dan kalajengking sebesar baghal yang akan menyengat setiap pemimpin tidak adil kepada rakyatnya."


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar